fbpx
Home ยป Tips Mudah Agar Anak Mau Membantu Pekerjaan Rumah Orang Tua

Tips Mudah Agar Anak Mau Membantu Pekerjaan Rumah Orang Tua

Dalam aktifitas sehari-hari dirumah, adakalanya anak-anak kita agak susah saat diminta membantu pekerjaan rumah yang sederhana. Tapi jika kita mengetahui ada trik-trik mudah yang bisa kita lakukan, maka ini bisa membuat mereka untuk membantu pekerjaan di rumah kita. Berikut tips & triknya:

1. Beri Perintah atau Instruksi yang Spesifik

“Bersihkan kamarmu!” perintah ini sepintas tak ada yang salah. Tapi anak bisa bingung ketika menerimanya. Ada baiknya kita lebih spesifik dalam memberi perintah atau instruksi. Misalnya dengan mengucapkan, “Kumpulkan semua mainan yang berantakan, lalu taruh dalam kotak yang sudah ada di situ, ya. Setelah itu disapu lantainya sampai bersih.” Dengan begitu, anak tak akan bingung ketika menerima perintah kita.

2. Kombinasikan dengan Game Seru

Anak-anak selalu menyukai game atau permainan. Nah, coba kombinasikan game dengan kegiatan beres-beres. Sebagai contoh, jadikan kegiatan mengangkat jemuran sebagai kompetisi. Pasang alarm dan atur waktu, siapa yang paling cepat dan banyak mengumpulkan jemuran akan dapat hadiah. Game atau permainan bisa disesuaikan dan sebaiknya divariasi dari waktu ke waktu agar anak tak bosan.

3. Buat Daftar Pekerjaan

Cara ini baru bisa dilakukan untuk anak-anak yang sudah bisa membaca. Buat daftar atau jadwal kegiatan kapan waktunya bersih-bersih dan pekerjaan rumah tangga apa saja yang perlu dilakukan. Tapi tetap masukkan juga jadwal bermain, belajar, dan istirahat. Misalnya, setiap pukul 4 sore hari Selasa ada jadwal menyiram bunga dihalaman rumah. Untuk bisa memotivasi anak, tidak ada salahnya untuk menyediakan hadiah atau penghargaan khusus setiap kali ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

4. Sebisa Mungkin Jangan Mengulangi Pekerjaan yang Baru Dibereskan Anak Kita

Perlu ingat bahwa tujuan kita adalah mendorong anak mau membantu. Kalau kita mengulangi lagi pekerjaan yang baru dibereskan anak, secara tidak langsung kita memberitahu mereka kalau pekerjaan mereka tidak beres. Sehingga mereka nantinya jadi enggan atau malas membantu lagi. Kalau anak selesai mengerjakan tugasnya menyiram bunga di halaman, sudah kita tinggal lanjut melakukan yang lain. Tak perlu menyiram kembali bunga yang sudah disiram oleh anak.

5. Beri Apresiasi

Tak ada salahnya memberi apresiasi atau pujian untuk anak. Sebelum mengoreksi kesalahan atau memperbaiki kesalahannya, apresiasi usahanya. Arahkan ia untuk menjadi anak yang bertanggung jawab dan mandiri ke depannya.

Satu hal penting lagi yang perlu kita pahami adalah soal usia dan jenis pekerjaan yang dilakukan di rumah. Pastikan juga keamanannya. Jangan sampai kita malah terlalu membebani anak dan membuatnya tertekan karena diminta mengerjakan sesuatu diluar batas kemampuannya. Semoga info diatas bermanfaat untuk Anda.